AHLAN WASAHLAN....


Rabu, 27 Oktober 2010

3 Tragedi Berlaku Sekaligus, INDONESIA MENANGIS LAGI



Hari ini tanggal 26 0ktober 2010, Indonesia diuji lagi dengan berlaku 3 bencana Alam sekaligus. Pertama, meletus gunung merapi, kedua, gempa di Padang kepulaan Mentawai dan ketiga banjir di ibukota Jakarta. Inilah cobaan bertubi-tubi Allah uji kepada ummatnya agar menjadi pelajaran. Padahal sebelum ini sudah banyak peristiwa-peristiwa terjadi yang mengorbankan ramai jiwa yang tak berdosa. Mungkin ini adalah suatu bentuk teguran Sang Khaliq kepada ummatnya yang sudah lalai dengan hal dunia yang fana.
Disini penulis ingin berbagi duka cita derita bumi republik ini. Berikut adalah gambar2 peristiwa berlaku hari ini:
a.   Gambar meletup gunung merapi di Yogyakarta







YOGYAKARTA, Semburan awan panas yang keluar dari mulut Gunung Merapi. Bertempat di Desa Kinahrejo, Kecamatan Cangkringan, Yogyakarta. Kondisi puncak Gunung Merapi terus mengeluarkan asap solfatara saat direkam dari perbukitan yang berjarak sekitar dua kilometer dari puncak di Dusun Pajekan, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Selain asap solfatara yang terus keluar juga terjadi peningkatan guguran material vulkanik berupa batuan berasap yang disertai suara gemuruh.

b.    
Gambar runtuhan gempa dan tsunami di kepulauan Mentawai, Padang.






Padang, Kepulauan Mentawai, inilah gambar yang sempat direkam dari arah dekat iaitu puing-puing rumah dan bangunan-bangunan runtuhan dari gempa berkekuatan 7,2 skala Richter (SR), bertempat di 3,61 Lintang Selatan-99,93 Bujur Timur, dan berpusat di 78 km barat daya Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Berikutnya Jumlah korban disebabkan gempa tadi dan juga diikuti dengan tsunami  kecil yang melanda Kabupaten Kepulauan Mentawai ialah bertambah menjadi 112 orang. Sehingga diprediksi ombak tsunami mencapai 4-5 meter diperairan pantai barat Sumbar.

c.   Gambar sebagian kota Jakarta dilanda banjir








Jakarta, Pengungsi banjir di Jakarta sampai hari ini sudah mencapai 510 orang. Sebahagian pengungsi mulai mengeluhkan terkena diare/ciret biret dan penyakit kulit.  Jumlah pengungsi di bekas Bioskop Nusantara (Jatinegara Barat, Jakarta Timur) saat ini berjumlah 215 orang. Sedangkan total pengungsi yaitu di Kelurahan Kampung Melayu .
Inilah rentetan bala dari Allah swt untuk peringatan kepada ummatnya baik di seluruh dunia amnya maupun di Indonesia khasnya. Indonesia menjadi Negara muslim terbanyak diuji oleh Allah swt khususnya tsunami dan meletus gunung merapi. Mungkin inilah ujian bagi Negara majoriti Islam di dunia yang tidak mengamalkan perintah Sang Pencipta.
Disini penulis mengambil kesempatan untuk meminta para muslimin dan muslimat agar menyalurkan bantuan baik material maupun fisikal. Ataupun berupa doa agar para korban bencana diberi kesabaran dalam ujian yang bertubi-tubi ini.

Selasa, 26 Oktober 2010

Coretan awal di bumi Lampung



Alhmdulillah, akhirnya pada tanggal 17-09-2010 hari Jum’at kami rombongan pelajar dari Malaysia (Kias Darulnaim) seramai 11 orang dan ditemani oleh Dr.Idris Timbalan Eksekutif (HEA) sampai ke Lampung. Syukur tak terhingga dan tak terduga-duga apa yang kami impikan di Lampung itu tercapai juga. Kesungguhan dan kesabaran yang kami mimpikan itu akhirnya menjadi kenyataan. Bayangkan baru aja kami sampai ke Lampung, disambut penuh penghormatan dari pihak IAIN (pak Rektor, pembantu2nya, dan juga kaki tangan). Bertambahlah rasa gembira dalam hati ini walaupun rasa penat masih lagi diselubungi.  
   
Setelah perjumpaan dengan dihidangi jamuan makan malam di aula, terus kami di persilahkan ke kamar masing2 di Asrama tempat kami di sambut para pihak IAIN tadinya. Bila sampai dipintu pagar Asrama hati kami terkejut, terpengang, ta’ajub sejenak disebabkan Asrama yang akan kami tumpangi ini sungguh di luar jangkauan, ianya adalah sangat indah dan selesa. Jauh sangat berbeda dengan penginapan kami ketika belajar di Malaysia dulunya. Inilah nikmat pelajar agama dengan kenikmatan datang yang tak disangka-sangka.
Sekali lagi kami terdiam dengan kemudahan yang ada ketika memijak kaki di kamar yang sudah didaftar nama kami, ya disebabkan infrastrukturnya yang lengkap dan sungguh nyaman. Bila liat tilam yang terbentang luas didepan mata terus terjun untuk menghilangkan penat lelah yang sudah seharian dalam perjalanan bermula dari Kota Bharu, Kelantan sampai ke IAIN Raden Intan Lampung. Alhamdulillah Allah selalu membantu umatnya yang sentiasa ingat KepadaNya.Amin. Harap ini semua adalah permulaan yang baik dan nantinya.

Keesokan harinya, kami 11 orang berangkat ke pejabat direktorat untuk mendaftar menjadi pelajar yang sah di IAIN Raden Intan. Alhamdulillah akhirnya semua terdaftar juga walaupun ada sedikit masalah pada awalnya mungkin cara proses pengurusan disini agak berlainan karena masih memakai sistem manual berbanding proses di Malaysia. 

Berikut gambar-gambar lokasi IAIN RADEN INTAN LAMPUNG yang sempat saya tangkap dengan handphone:






















           
     
       Untuk sementara hanya ini dulu dapat dipublish, kerana masa kami belum teradaptasi. Mungkin setakat disini dulu tentang perjalanan dan suasana di bumi Lampung ini. Wassalam...

Permulaan Coretan Tinta


Assalamu'laikum Warahmatullahi wabarakatuh...

      Alhamdulillah, akhirnya tercapailah cita2 saya untuk membuat sebuah blog untuk merealisasikan apa yang pernah saya dambakan selama ini. Saat inilah coretan pertama kali menores tintanya, walaupun serba kekurangan dengan pengetahuan yang ada. Permulaan inilah yang menjadi titik tumpu kepada saya disaat mengembangkan suatu ide, ilmu pengetahuan yang ada, walaupun itu hanya secuil buih di lautan. 

      Disini penulis ingin melatihkan diri untuk terbiasa menulis demi persediaan dalam suatu karya ilmiah nantinya. Dan juga dapat menjadikan penulis peka dan perhatian dengan isu-isu yang berbangkit dalam dunia maya ataupun dunia nyata. Sudah semestinya seorang yang tengah menuntut ilmu itu diharuskan untuk menyampaikan apa yang dia ketahui baik berupa sepatah perkataan ataupun secuil huruf kata ilmu kebaikan. Kerana ini sudah diperintahkan bagi seorang Ummat untuk menyampaikan kebaikan walaupun itu satu ayat, sebagaimana sabda Nabi dalam hadistnya.

     Dengan permulaan coretan ini, ianya akan menjadi suatu kejayaan awal bagi penulis akan rangkaian kata yang terdapat di benak hati yang seakan-akan pecah dari sarangnya untuk menyatakan dalam bentuk tulisan. Harapan penulis ianya akan menjadi ajang dakwah, sumber berita, sapaan dan juga sebuah penghargaan.

     Sekiranya terdapat kecacatan, kelemahan dan suatu opini yang bukan fakta. Mohon teguran dari handai taulan, sahabat seperjuangan, guru dan hamba Allah yang menginginkan reformasi Ilmiah agar tertuang  fakta yang konkrit. Maka hanya inilah pemulaan coretan tinta menari diatas keyboard sebagai awal introspeksi diri.

Wassalam,

Fadhlan Bin Idani
Ahwalus Shahshiyyah Course,
FACULTY OF SYARIAH,
IAIN RADEN INTAN BANDAR LAMPUNG, INDONESIA

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More